Type jaringan
Mengenal Local Area Network
Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkan
bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu
kantor atau gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan atau LAN, yaitu
jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server.
Pada jaringan peer to peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat
bertindak baik sebagai workstation maupun server. Sedangkan pada jaringan
Client-Server, hanya satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer
lain berperan sebagai workstation. Antara dua tipe jaringan tersebut masing-masing
memiliki keunggulan dan kelemahan, di mana masing-masing akan dijelaskan.
LAN tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan
software, yaitu
• Komponen Fisik
Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel, Topologi jaringan.
• Komponen Software
Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.
6.2. Komponen Fisik
• Personal Computer (PC)
Tipe personal komputer yang digunakan di dalam jaringan
akan sangat menentukan unjuk kerja dari jaringan tersebut.
Komputer dengan unjuk kerja tinggi akan mampu mengirim
dan mengakses data dalam jaringan dengan cepat. Di dalam
jaringan tipe Client-Server, komputer yang difungsikan
sebagai server mutlak harus memiliki unjuk kerja yang lebih
tinggi dibandingkan komputer-komputer lain sebagai workstation-nya, karena
server akan bertugas menyediakan fasilitas dan mengelola operasional jaringan
tersebut.
• Network Interface Card (NIC)
Berdasarkan tipe bus, ada beberapa tipe network interface card (nic) atau
network card, yaitu ISA dan PCI. Saat ini terdapat jenis network card yang banyak
digunakan, yaitu PCI
Ethernet
Dalam jaringan dengan protocol akses CSMA/CD atau Carrier Sense Multiple
Access with Collision Detection, suatu node (A) yang akan mengirimkan data
akan memeriksa dahulu kondisi jalur data. Bila tidak terdapat aliran data/kosong
maka node tersebut akan mengirimkan datanya dan bila node lain (B) yang
VI – Pengenalan Jaringan Komputer
Modul IT Literacy 51
sedang menggunakan jalur data maka node (A) akan menunggu dan akan
mencoba memeriksa kembali.
Dalam protocol akses ini dimungkinkan pada suatu saat terjadi beberapa node
mengirimkan datanya secara bersamaan sehingga mengakibatkan collision atau
tabrakan. Dalam kondisi demikian node-node tersebut akan batal mengirimkan
data dan akan mencobanya kembali bila jalur tidak sibuk.
Gambar : Jenis kartu jaringan
• Kabel (Media Transmisi)
Secara fisik, jaringan komputer merupakan komputer yang dihubungkan dengan
kabel data. Ada beragam jenis kabel data yang dibuat untuk penggunaan tertentu
seperti kabel RG 58 untuk didalam ruangan, dapat juga mempergunakan kabel
UTP. Untuk hubungan jaringan komputer antar gedung dapat dipergunakan kabel
RG8 atau yang dikenal sebagai kabel backbone, STP dan juga Fiber Optic.
Sedangkan saat ini, media transmisi melalui udara mulai banyak digunakan atau
kita kenal dengan istilah wireless.
Jenis-jenis Media Transmisi :
− Coaxial Cable (Thinnet, Thicknet)
ISA EISA
Micro Channel Architecture
PCI
VI – Pengenalan Jaringan Komputer
52 UPT Komputer dan Teledukasi
Thinnet
Thin Ethernet atau Thinnet memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif
lebih murah dibandingkan dengan tipe pengkabelan
lain, serta pemasangan komponennya lebih mudah.
Panjang kabel thin coaxial/RG-58 antara 0.5 – 185 m
dan maksimum 30 komputer terhubung.
�� Thicknet
Dengan thick Ethernet atau thicknet, jumlah komputer yang dapat
dihubungkan dalam jaringan akan lebih banyak dan
jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya
pengadaan pengkabelan ini lebih mahal serta
pemasangannya relatif lebih sulit dibandingkan
dengan Thinnet. Pada Thicknet digunakan
transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan
dan konektor yang digunakan adalah konektor tipe DIX. Panjang kabel
transceiver maksimum 50 m, panjang kabel Thick Ethernet maksimum 500 m
dengan maksimum 100 transceiver terhubung.
− Twisted Pair Ethernet (UTP, STP)
Kabel Twisted Pair ini terbagi menjadi dua jenis yaitu
Shielded Twisted Pair (STP) dan Unshielded Twisted
Pair (UTP). Shielded adalah jenis kabel yang memiliki
selubung pembungkus sedangkan unshielded tidak
mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya
kabel jenis ini menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45.
Pada twisted pair (10 BaseT) network, komputer
disusun membentuk suatu pola star. Setiap PC
memiliki satu kabel twisted pair yang tersentral pada
HUB. Twisted pair umumnya lebih handal (reliable)
dibandingkan dengan thin coax karena HUB
mempunyai kemampuan data error correction dan
meningkatkan kecepatan transmisi.
Saat ini ada beberapa grade, atau kategori dari
kabel twisted pair. Kategori 5 adalah yang paling
reliable dan memiliki kompabilitas yang tinggi,
dan yang paling disarankan. Berjalan baik pada
10Mbps dan Fast Ethernet (100Mbps). Kabel
kategori 5 dapat dibuat straight-through atau
crossed.
Kabel straight through digunakan untuk menghubungkan komputer ke HUB.
Kabel crossed digunakan untuk menghubungkan HUB ke HUB. Panjang kabel
maksimum kabel Twisted-Pair adalah 100 m.
Shielded Twisted Pair
Unshielded Twisted Pair
Connector RJ-45
VI – Pengenalan Jaringan Komputer
Modul IT Literacy 53
− Fiber Optic
Jaringan yang menggunakan Fiber Optic (FO) biasanya perusahaan besar,
dikarenakan harga dan proses pemasangannya
lebih sulit. Namun demikian, jaringan yang
menggunakan FO dari segi kehandalan dan
kecepatan tidak diragukan. Kecepatan pengiriman
data dengan media FO lebih dari 100Mbps dan
bebas pengaruh lingkungan.
− Infrared (Inframerah)
Sekarang banyak yang menggunakan komunikasi dengan infra-merah. Pada
umumnya, sinyal infra-merah memancar ke udara dan dapat diterima olet alat
yang berada didekatnya. Sistem semacam ini telah digunakan pada awal tahun
1990 dengan menggunakan alat notebook, printer dan kemudian dalam tahun
itu juga banyak kamera yang menggunakan media komunikasi dengan inframerah.
− Radio & Gelombang Mikro
Dari semua media yang telah ada, tidak sedikit pula yang
menggunakan sinyal radio dan gelombang mikro untuk media
komunikasi. Media komunikasi ini telah dipergunakan oleh radio,
televisi dan satelit, tetapi sekarang telah dipergunakan untuk Ethernet
tanpa kabel (wireless ethernet)dan teknologi komunikasi Bluetooth.
• Topologi jaringan
Topologi merupakan suatu pola hubungan antara terminal dalam jaringan
komputer. Pola ini sangat erat kaitannya dengan metode akses dan media
pengiriman yang digunakan. Topologi yang ada sangatlah bergantung dengan
letak geografis dari masing-masing terminal, kualitas kontrol yang dibutuhkan
dalam komunikasi ataupun penyampaian pesan, serta kecepatan dari pengiriman
data
Model penyambungan antara komputer (topologi) didalam sebuah jaringan ada
beberapa macam model yaitu :
− Point to Point (Titik ke Titik)
Jaringan kerja point to point merupakan jaringan kerja yang paling sederhana
tetapi dapat digunakan secara luas. Begitu sederhananya jaringan ini, sehingga
seringkali tidak dianggap sebagai suatu jaringan tetapi hanya merupakan
komunikasi biasa.
Dalam hal ini kedua simpul mempunyai kedudukan yang setingkat, sehingga
simpul manapun dapat memulai dan mengendalikan hubungan dalam jaringan
tersebut. Data dikirim dari satu simpul langsung ke simpul lainnya sebagai
penerima, misalnya antara terminal dengan personal computer (PC).
VI – Pengenalan Jaringan Komputer
54 UPT Komputer dan Teledukasi
− Star Network (Jaringan Bintang)
Pada topologi Star, masing-masing workstation dihubungkan secara langsung
ke server atau hub. Keunggulan dari topologi tipe Star ini adalah bahwa dengan
adanya kabel tersendiri untuk setiap workstation ke server, maka bandwidth
atau lebar jalur komunikasi dalam kabel akan semakin lebar sehingga akan
meningkatkan unjuk kerja jaringan secara keseluruhan. Dan juga bila terdapat
gangguan di suatu jalur kabel maka gangguan hanya akan terjadi dalam
komunikasi antara workstation yang bersangkutan dengan server, jaringan
secara keseluruhan tidak mengalami gangguan. Kelemahan dari topologi Star
adalah kebutuhan kabel yang lebih besar dibandingkan dengan topologi
lainnya.
− Ring Network (Jaringan Cincin)
Di dalam topologi Ring semua workstation dan server dihubungkan sehingga
terbentuk suatu pola lingkaran atau cincin. Tiap workstation ataupun server
akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lain,
bila alamat- alamat yang dimaksud sesuai maka informasi diterima dan bila
tidak informasi akan dilewatkan.
Kelemahan dari topologi ini adalah setiap node dalam jaringan akan selalu ikut
serta mengelola informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bila
terdapat gangguan di suatu node maka seluruh jaringan akan terganggu.
Keunggulan topologi Ring adalah tidak terjadinya collision atau tabrakan
pengiriman data seperti pada topologi Bus, karena hanya satu node dapat
mengirimkan data pada suatu saat.
Swicth / Hub
Notebook 1
Notebook 2 Desktop 2
Desktop 1
Gambar : Star Network
Transmisi Digital Transmisi Analog Transmisi Digital
Analog Telephon Line
Gambar : Point to point network
VI – Pengenalan Jaringan Komputer
Modul IT Literacy 55
− Tree Network (Jaringan Pohon)
Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau
simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih
rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih
dahulu.
Keunggulan jaringan model pohon seperti ini adalah dapat terbentuknya suatu
kelompok yang dibutuhkan setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat
membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan serta pada
kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya
adalah, apabila simpul yang lebih tinggi tidak berfungsi maka kelompok lainnya
yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja
jaringan pohon ini relatif lebih lambat.
− Bus Network
Pada topologi Bus digunakan sebuah kabel tunggal atau kabel pusat di mana
seluruh workstation dan server dihubungkan. Keunggulan topologi Bus adalah
pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan
dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi
ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan
jaringan akan mengalami gangguan.
Gambar : Ring Network
Mainframe
Node 1 Node 2
Node 3
Node 4
Node 5
Node 9 Node 8
Node 7
Node 6
Gambar : Tree Network
Server
Desktop 2
Notebook
Desktop 1
VI – Pengenalan Jaringan Komputer
56 UPT Komputer dan Teledukasi
− Plex Network
Merupakan jaringan yang benar-benar interaktif, dimana setiap simpul
mempunyai kemampuan untuk mengakses secara langsung tidak hanya
terhadap komputer, tetapi juga dengan peralatan ataupun simpul yang lain.
Secara umum jaringan ini mempunyai bentuk mirip dengan jaringan bintang.
Organisasi data yang ada menggunakan desentralisasi, sedang untuk
melakukan perawatan, digunakan fasilitas sentralisasi
Model - model tersebut dapat dibuat berdiri sendiri atau dalam jaringan yang
besar dapat juga digabungkan sesuai dengan kondisi setempat dan rencana
penggunaannya.
Komunikasi data antara komputer tersebut dilakukan oleh protokol komunikasi
data. Ada beberapa jenis protokol seperti ipx/spx, netbeui, tcp/ip dan protocolprotokol
lainnya. Dalam jaringan komputer yang terhubung ke internet, server
memiliki beberapa fungsi. Yang umum dibuat adalah gateway (gerbang), web
server (untuk penyimpanan homepage atau web site), mail server (untuk
pelayanan elektronik mail). Dalam penggunaan khusus, sering juga dibuat proxy
server, cache server, firewall server atau name server dan router.
Notebook 2
Desktop Notebook 1
Printer
Gambar : Bus Network
Brach Office
Computer
Host Computer
Brach Office
Computer
Brach Office
Computer
Brach Office
Gambar : Plex Network Computer
VI – Pengenalan Jaringan Komputer
Modul IT Literacy 57
6.3. Komponen Software
• Sistem Operasi Jaringan
Untuk mengelola suatu jaringan diperlukan adanya sistem operasi jaringan.
Sistem operasi jaringan dibedakan menjadi dua berdasarkan tipe jaringannnya,
yaitu sistem operasi client-server dan sistem operasi jaringan peer to peer.
− Jaringan Client-Server
Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas bagi komputer-komputer
lain didalam jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima
atau menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. Server dijaringan tipe
client-server disebut dengan Dedicated Server karena murni berperan sebagai
server yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak
dapat berperan sebagai workstation.
Keunggulan
�� Kecepatan akses lebih tinggi karena penyediaan fasilitas jaringan dan
pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh satu komputer (server) yang
tidak dibebani dengan tugas lain sebagai workstation.
�� Sistem keamanan dan administrasi jaringan lebih baik, karena terdapat
seorang pemakai yang bertugas sebagai administrator jaringan, yang
mengelola administrasi dan sistem keamanan jaringan.
�� Sistem backup data lebih baik, karena pada jaringan client-server backup
dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang
digunakan di dalam jaringan.
Kelemahan
�� Biaya operasional relatif lebih mahal.
�� Diperlukan adanya satu komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk
ditugaskan sebagai server.
�� Kelangsungan jaringan sangat tergantung pada server. Bila server
mengalami gangguan maka secara keseluruhan jaringan akan terganggu.
− Jaringan Peer To Peer
Bila ditinjau dari peran server di kedua tipe jaringan tersebut, maka server di
jaringan tipe peer to peer diistilahkan non-dedicated server, karena server tidak
berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai
workstation.
Keunggulan
�� Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang
dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer.
�� Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan
client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang
memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan
fasilitas jaringan.
�� Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga
bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan
tidak akan mengalami gangguan.
VI – Pengenalan Jaringan Komputer
58 UPT Komputer dan Teledukasi
Kelemahan
�� Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to
peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang
ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan
workstation.
�� Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client-server, karena
setiap
�� komputer/peer disamping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga
harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
�� Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan
mengatur keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki.
�� Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan,
maka backup harus dilakukan oleh masing-masing komputer tersebut.
• Network Adapter Driver
− Mengidentifikasi komputer di dalam jaringan
Berikan nama komputer yang unik untuk mengidentifikasi komputer yang akan
digunakan agar dapat “berkomunikasi” dengan komputer lain di dalam jaringan.
− Memberi nama komputer
Komputer dengan sistem operasi Windows98 di dalam jaringan komputer harus
menggunakan nama yang unik untuk menghindari adanya tumpang-tindih
dengan komputer lain.
− Menginstall dan Mengkonfigurasi Network Adapter Card
Network adapter card (kartu jaringan) harus dipasang di dalam komputer, agar
komputer yang dapat “berinteraksi” di dalam jaringan. Kartu jaringan
menggunakan media fisik untuk tipe network, media dan protokol.
Beberapa tipe network, yaitu:
�� Ethernet,
�� Token Ring,
�� Attached Resource Computer Network (ARCNet),
�� Fiber Distributed Data Interface (FDDI),
�� Wireless, infrared,
�� Asynchronous Transfer Mode (ATM).
• Protokol Jaringan
− Menginstall Protokol Jaringan
Untuk dapat “berkomunikasi” antara dua buah komputer atau lebih dalam
jaringan komputer, gunakan protokol yang sering (umum) digunakan.
Multiple-protokol di dalam satu komputer meliputi :
�� NetBIOS Enhanced User Interface (NetBEUI) protokol sederhana yang
dapat digunakan untuk hubungan LAN sederhana dengan hanya satu subnet
yang bekerja berdasarkan penyiaran (broadcast base).
�� Internetwork Packet Exchange/Sequenced Packet Exchange (IPX/SPX)
protokol yang digunakan dalam lingkungan Novell NetWare. IPX/SPX tidak
VI – Pengenalan Jaringan Komputer
Modul IT Literacy 59
direkomendasikan untuk penggunan non-NetWare, karena IPX/SPX tidak
universal seperti TCP/IP.
�� Microsoft Data-link Control(DLC) dibuat oleh IBM digunakan untuk IBM
mainframe dan AS/400.
�� Transmission Control Protocol/Internet Protokol(TCP/IP) protokol standar
yang umum digunakan.
�� Fast Infrared Protocol digunakan secara wireless (tanpa kabel), protokol
yang mendukung penggunaan hubungan jarak dekat dengan menggunakan
infrared. IrDA (infrared Data Association) digunakan antara lain oleh
komputer, kamera, printer, dan personal digital assistant (PDA) untuk saling
berkomunikasi.
�� Asynchronous Transfer Mode (ATM) teknologi jaringan high-speed yang
mampu mengirim data, suara, dan video secara real-time.
− Mengkonfigurasi TCP/IP
Implementasi TCP/IP pada Windows98 meliputi protokol standar TCP/IP,
kompatible dengan TCP/IP berbasis jaringan. Protokol standar TCP/IP
termasuk:
�� Internet Protocol,
�� Transmission Control Protocol (TCP),
�� Internet Control Message Protocol (ICMP),
�� Address Resolusion Protocol (ARP),
�� User Datagram Protocol (UDP).
Karena penting peranannya pada sistem operasi Windows dan juga karena
protokol TCP/IP merupakan protokol pilihan (default) dari Windows. Protokol
TCP berada pada lapisan Transport model OSI (Open System Interconnection),
sedangkan IP berada pada lapisan Network mode OSI
TCP/IP harus dikonfigurasikan sebelum dahulu agar bisa “berkomunikasi” di
dalam jaringan komputer. Setiap kartu jaringan komputer yang telah diinstall
memerlukan IP address dan subnet mask. IP address harus unik (berbeda
dengan komputer lain), subnet mask digunakan untuk membedakan network ID
dari host ID.
− IP Address
IP address adalah alamat yang diberikan pada jaringan komputer dan peralatan
jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP address terdiri atas 32 bit
angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal
yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 127.0.0.1
IP address terdiri atas dua bagian yaitu network ID dan host ID, dimana
network ID menentukan alamat jaringan komputer, sedangkan host ID
menentukan alamat host (komputer, router, switch). Oleh sebab itu IP address
memberikan alamat lengkap suatu host beserta alamat jaringan di mana host
itu berada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar